Cekfakta
Kamis, 18 Maret 2021 - 23:30 WIB

Uap Jambu, Jahe, hingga Cuka Obat Covid-19? Cek Faktanya!

Cahyadi Kurniawan  /  Rahmat Wibisono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Tangkapan layar informasi yang memuat hoaks menghirup uap jambu hingga cuka bisa sembuhkan Covid-19. (Facebook.com)

Solopos.com, SOLO — Sebuah unggahan di Facebook mengklaim menghirup uap daun jambu, bawang putih, lemon hingga cuka bisa mengobati Covid-19. Padahal, hingga kini, belum ada satu obat pun yang secara definitif efektif menyembuhkan Covid-19.

Klaim itu diunggah oleh pengguna akun Samsonie Kwenda ke dalam grup Facebook Cosmo City Vibes. Samsoni Kwenda menuliskan cara mengobati Covid-19 yakni memasukkan air panas ke dalam ramuan daun jambu, jahe, bawang putih, lemon, bawang merah, dan cuka. Lalu, hidup uap yang dihasilkan hingga tubuh berkeringat. Ia menganjurkan cara ini dilakukan sebanyak tiga kali sehari.

Advertisement

“Uap itu akan membuat saluran pernapasan Anda tetap lancar dan paru-paru Anda bersih. Lakukan untuk diri Anda sendiri. Mari lawan Covid-19 bersama-sama,” tulis Samsonie Kwenda, pada 9 Januari 2021.

Baca Juga: Terampil Bungkus Kado Bisa Jadi Peluang Bisnis

Advertisement

Baca Juga: Terampil Bungkus Kado Bisa Jadi Peluang Bisnis

Penelusuran Solopos.com menemukan menghirup uap untuk terapi pengobatan Covid-19 tidak memiliki bukti ilmiah yang kuat dan valid. Praktik ini umumnya ditemui saat seseorang mengalami flu atau pilek.

Namun, sebuah studi di Inggris menemukan tidak ada bukti konklusif bahwa menghirup uap bisa meredakan gejala pilek atau mengurangi jumlah rhinovirus alias virus penyebab pilek yang dikeluarkan orang.

Advertisement

Harvard Medical School membagikan tip untuk pemulihan Covid-19 selama menjalani perawatan di rumah. Beberapa di antaranya banyaklah beristirahat meski tidak melulu harus berbaring di tempat tidur. Seseorang juga harus terhidrasi dengan baik.

Baca Juga: Kok Tesla Lebih Pilih India Ketimbang Indonesia?

“Untuk mengurangi demam dan meredakan nyeri dan sakit, bisa menggunakan acetaminophen. Pastikan dengan mengikuti petunjuk penggunaan,” tulis redaksi Harvard Medical School seperti dikutip dari health.harvard.edu, Kamis (4/3/2021).

Advertisement

Hoaks mengenai menghirup uap juga pernah ditemukan sebelumnya. Salah satunya adalah hoaks terapi menghirup uap minyak kayu putih yang diyakini bisa membunuh virus corona. Selain itu, ada juga hoaks menghirup uap panas bisa membunuh virus corona.

Klaim-klaim di atas hingga kini belum ada bukti ilmiah yang mendukungnya. Dengan demikian, klaim ini adalah keliru dan termasuk hoaks dengan kategori misleading content.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif